Showing posts with label Rusak CURHAT. Show all posts
Showing posts with label Rusak CURHAT. Show all posts

Sunday, October 28, 2012

Bingkai


Semacam perhatian yang menyentil

Kenyataannya..
Pemuda,  belum bisa menempatkan diri dengan baik
Identitas yang memiliki tantangan besar dan tanggungjawab
Semangat sejarah yang kita ketahui dan gerakannya
Kini, masih belum bisa menunjukkan kedaulatannya

Gelombang gerakan, masih parsial.
Insiden yang hadir, hanya protes dan aksi yang tak menghasilkan
Saling ancam-mengancam, anti sana anti sini,main hakim sendiri
Bahkan yang sering terjadi insiden horizontal, mahasiswa dengan mahasiswa

Perjalanan waktu, menentukan masa depannya.
Masih dalam lingkaran kerumitan
Dalam tahap penyatuan gerakan atau malah terkesan mencari perhatian
Terjebak dalam beban moral sejarah

Kenyataannya..
Melihat pemuda sekarang, tampak mereka lebih terampas hak-haknya.
Kelompok pembaharuan ini, hanya bisa banyak wacana.
Tanpa memperluas perjuangan hak yang harus mereka bela
Yang penting eksis dengan gelar dan IPK nya

Ini hanya sebuah abstraksi independen
Penggambaran atmosfer kebingungan intelektual pemuda
Atau kerinduan iklim, gerakan kolektif pemuda
Menciptakan pelibatan diri banyak orang dalam melanjutkan estafet perjuangan

Menciptakan pemecahan masalah
Melahirkan pemahaman baru
Melakukan pelayanan bagus untuk kepentingan rakyat
Bukan pelayanan/penghormatan sebagai penjilat kepada orang yang berkuasa

Kenyataannya, ini bentuk berbuat sedikit dari kebingungan yang ada
Bentuk penggalangan dan menaruh perhatian
Mempertimbangkan perubahan yang signifikan
Yang kini kian terabaikan

...Selamat 84 Tahun Hari Sumpah Pemuda... 

Wednesday, March 14, 2012

Kini

Jika awalnya, "techne" bagian dari usaha untuk memahami dunia, kini tampaknya teknologi menjadi bagian dari usaha mengaburkan dunia. 

Mempermudah..
Menarik sekali untuk disetubuhi..Daya tarik nya besar sekali.

Terlena..
Urusan manusia yang pokok bahkan terlewatkan.
Jangankan itu, urusan pribadi pun untuk bersama jadi terbengkalai.Sungguh, teknologi magnet terbesar saat ini.
Berpenampilan secepat perkembangan teknologi.
Semuanya harus serba cepat. Setia pada teknologi.
Tak terhindarkan. Tapi saya tak mau terbelakang.
Apakah saya telah dikuasai teknologi?

Saturday, May 28, 2011

When I See Mijil Bookstore

“Siapa cepat dia dapat, siapa lambat ya gak dapat lah”. Nah itu mungkin ungkapan garing gue bila berbicara Mijil Bookstore. Haha.

Sebelumnya gue mau memperkenalkan kawan baru gue yaitu “Mijil Bookstore”? Sudah jelas dari namanya saja, pasti toko buku. Yaiyalah bego. Kecuali yang ga bisa bahasa inggris ya dikira itu tempat panti pijat. Haha.

Mijil Bookstore itu semacam toko buku. Jejaring sosial facebook menjadi pilihan untuk Mijil Bookstore mempublish buku-buku nya. Sebenarnya Mijilbookstore mempunyai website sendiri, nih gue kasih link nya à http://www.mijil.web.id/ . Bertanya-tanya tentang Mijil? Menurut profil yang gue temukan, bahwa Mijil itu artinya lair utawa metu. Ing jajaran tembang Macapat, Mijil umume diselehke ing ngarep. Saben pada, tembang iki ana enem gatra(larik), kanthi guru wilangan lan guru lagu. Nah mungkin cuma segtu aja tentang Mijil. Gini lho rek, iku kan boso jowo? Yang woco iki lek duduk uwong jawa timur atau jawa tengah, lak gak ngerti bahasane toh. Aku yo njauk tulung, di komentar nanti diberitahu terjemahan nya apa. Hehe. Suwun.

Mijilbookstore (Mijil Publisher)  ini pendiri nya adalah Harri Gieb a.k.a Harri Purnomo. Gue lebih enjoy manggil nya mas Gieb. Mas Gieb ini, sepertinya jatuh cinta sekali dengan Khalil Gibran, sampai-samapai namanya ditambakan embel Gieb, sederhana nya dari nama Gibran. Mas Gieb ini merupakan salah satu dari alumni LPM DIANNS yang hebat, menurut gue seperti itu. Tapi emang kebanyakan orang keluaran dari LPM DIANNS itu, ya pasti mengagumkan lah. Aku pun bangga sekali dengan mereka semua, sampai saat ini masih berkomunikasi baik, hanya beberapa. Balik lagi ke topik ya.

Mijil Bookstore ini, menyediakan buku-buku terpilih aja yang akan dipublish di akun facebooknya. Buku-buku sastra,budaya,filsafat,politik dan lain-lain. Perlu kawan-kawan ketahui bahwa, tak jarang buku-buku terpilih yang dipublish ini memang buku sangat pilihan. Saking pilihannya, buku-buku yang identitas nya sulit dicari dan tahun terbitan yang udah lama (penulis-penulis lama) banget pun ada. Dengan catatan, stok nya pun sangat terbatas. Harganya pun juga terjangkau untuk kantong mahasiswa. Gue dengungkan sekali lagi ya buat lo semua, “siapa cepat dia dapat, siapa lambat ya gak dapat lah”.

# I've been bought several books at Mijil Bookstore dan gue puas banget sama buku yang udah gue inginkan.

Nah gak jarang, akhir-akhir ini gue sering melihat-lihat update-an buku-buku dari Mijil Bookstore atau ditandai di wall profil facebook saya. Soalnya kenapa? Gue gak mau kecolongan lagi sama orang lain soal buku-buku yang di update oleh Mijil Bookstore walaupun emang ujung-ujungnya gue sering telat cuma dapat sisa aja a.k.a basian nya lah. Entah itu booked atau sold out. Seketika melihat 2 catatan atau salah satunya itu di deskripsi buku yang di update dari Miji Bookstore, perasaan gue kecewa. Ya, semacam kaya patah hati atau bertepuk sebelah tangan lah. Kalo gak kalimat indah nya sih ,kasih tak sampai. Gimna sih kalo lo naksir sama cewek , ngeliat perawakan luar nya secara fisik (ibarat cover buku), namanya dia (ibarat buku itu judul buku nya), terus mau mengenal lebih jauh untuk disetubuhi (ibaratnya ingin mengetahui seluk-beluk isinya dan lain-lainnya) , ehh..ternyata sudah di miliki oleh orang lain.

Ohh..yeah..umm. I am stares for awhile Mijil Bookstore and what I think i do not want be late again. 

Tuesday, March 8, 2011

Kediktatoran Hujan !

Hello Rusak :)

Akhir-akhir ini kota Malang sering hujan. Sebenranya saya agak sebal karena hujan, ya walaupun memang hujan itu katanya adalah berkah tetapi bukan berkah bagi saya. Menurut sederhana saya berkah itu kan membawa kebahagiaan. Kebahagiaan yang menurut orang-orang bilang tapi hujan menjadi keburukan menurut saya. Hujan yang hingga berjam-jam tersebut membuat aktivitas saya menjadi terganggu (begitupun memang itu yang saya rasakan). Seketika mood saya berubah menjadi jelek karena hujan turun, entah itu karena pakaian yang saya jemur tidak jadi kering atau jadwal latihan nge-skate saya tertunda lagi karena hujan (ohh tidak). Pokoknya hujan tidak bermanfaat bagi saya.

Hujan tak kunjung juga reda dan saya pun memaksakan untuk pergi keluar saat hujan. Ruah air hujan dengan semangatnya membasahi Kota yang terkenal Apel nya ini membuat lengang lalu lintas di setiap sudut kota pada malam sabtu.  Merubah malam sabtu yang biasanya ramai bermunculan manusia untuk pergi keluar untuk melepas penat selama hari kerja,  senang-senang hangout diluar menjadi terbalik 180 derajat  berdiam dirumah. Irama pernongkrongan seperti  warung-warung malam (angkringan) yang bongkar pasang dengan konsep lesehan nya di alam terbuka/ menggunakan tenda yang berserakan ditepi jalan sambil menikmati kopi dan sego kucing kini sepi dari barisan pelanggannya. Belum lagi hujan menghambat waktu pulang kita karena harus menunggu hujan reda hingga berjam-jam lamanya atau berani menerabas dinginnya tarian hujan yang deras maupun rintik membuat kita kehujanan tanpa perasaan senang gembira. Beda hal nya ketika kita masih kecil, kita sangat senang bila hujan turun bahkan berjingkrak-jingkrak menyambut datangnya hujan untuk siap menari bersamanya. Merasakan indahnya bermain dalam lebatnya deras nya hujan semasa kecil tapi tidak saat kita dewasa.

Terdengar aneh juga rasanya namun itulah yang saya rasakan karena kehadiran hujan. Dan tidak jarang ketika hujan turun saya selalu mengumpat “yahhelah, hujan lagi hujan lagi”,  daripada “horee hujan!”.

Tuesday, November 30, 2010

DEADLINE..OH..DEADLINE

- DEADLINE MENGURAS OTAK , MENGURAS JATAH TIDUR, MENGURAS TENAGA, MENGURAS ISI DOMPET, MENGURAS ISI ROKOK, MENGURAS BERJERSOS -

Sunday, May 30, 2010

menghargai diri sendiri dan yakin.

Bahwa sebenarnya kita tuh memiliki daya untuk sukses. Percaya ga? percaya dong.
Sebenarnya tanpa disadari, apapun segala sesuatu yang kita lakukan menit,detik ini merupakan tindakan yang kita ciptakan sendiri di masa depan.

Gue jadi teringat dan merasa yakin dengan yang namanya "keyakinan" pada hukum tarik menarik dalam hidup. Contohnya seperti ini : saya mengambil kasus pada rokok deh. Kenapa kok rokok? (pertanyaan yang timbul?), hal kecil yang seperti inilah yang seringkali tidak kita khusunya para perokok. namun walaupun mereka menyadarinya tetapi hanya sebatas alam sadar mereka, dalam artian...yap memang si perokok mengetahui bahaya dari rokok tersebut, bahkan tidak tanggung sekalipun tanda peringatan di label bungkusan rokok sudah tertulis jelas akan bahayanya merokok, namun tetap saja merokok. Padahal kalau kita pahami, tentu kita tahu akan dampak negatif dari rokok tersebut(asap,zat-zat yang terkandung di dalamnya). Tidak hanya itu, selain merugikan diri sendiri, otomatis juga merugikan orang lain juga karena asap dari si perokok tersebut. Saya mengerti, tentu si perokok ga mau hidupnya terus ingin merokok, ada keinginan dari mereka untuk bisa berhenti dari kebiasaan merokok. nah disituasi ini lah yang mau gue korelasikan dengan judul catatan gue ini..

Seringkali sih, dan bahkan berkali-kali.. permasalahan hidup ga akan pernah bisa dielakkan. karena hidup yang sesungguhnya adalah bisa menghadapi masalah. dan bila loe bisa ngehadapin dan nyelesain masalah loe ,loe termasuk manusia yang berkembang.

Yahh memang perlu sekali kita untuk untuk bisa terus fokus dan konsentrasi trhdap apa yang akan kita lakukan. melalui pikiran-pikiran atas ide yang kita lahirkan dari pikiran kita. dan pikiran-pikiran tersebut otomatis akan mengendalikan diri loe untuk melakukan suatu tindakan. dengan tanda kutip tindakan yang positif, (tergantung dari apa yang kita pikirkan sendiri).

Jadi, hakikatnya pikiran kita adalah landasan sukses anda menciptakan sukses, dan kemudian anda tinggal memvisualisasikannya aja. dengan catatan hindari pikiran-pikiran yang negatif bisa berdampak buruk seperti dapat mengempiskan semangat kita untuk usaha dari rencana kita. tanpa keraguan,tanpa menyimpan perasaan takut, tidak kompeten dan tidak memelihara perasaan tidak aman, yang pada dasarnya menyiapakan kita untuk gagal-merupakan suatu jalan sulit untuk menuju sukses.

So,percaya ma diri lo sendiri dan harga diri lo bahwa kita itu bisa mendapatkan apa yang kita inginkan dan kita tuju.